Rabu, 09 November 2016

HUKUM, MACAM - MACAM FITNAH DALAM ISLAM

Hukum, Macam – Macam Fitnah dan Bahayanya

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, disebutkan bahwa fitnah artinya perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang. Kata fitnah berasal dari bahasa Arab (الفِتْنَةُ) yang bermakna ujian dan cobaan.
Di dalam Al-Qur’an dan hadist sendiri ada banyak makna tentang fitnah, seperti fitnah bermaksud syirik, berpaling dari jalan yang benar, sesat, pembunuhan dan kebinasaan, perselisihan dan peperangan, kemungkaran dan kemaksiatan. Termasuk adalah menyebar berita dusta atau mengada-ngada yang kemudian merugikan orang lain juga termasuk dalam fitnah.
Hukum Fitnah
Fitnah merupakan suatu kebohongan besar yang sangat merugikan dan termasuk dalam dosa besar. Oleh karenya, Islam melarang umatnya memfitnah sebab fitnah adalah haram.
Allah SWT berfirman yang artinya;
“Wahai orang yang beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, (sehingga kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) karena sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa dan janganlah sebagian kamu menggunjing setengahnya yang lain. Apakah seseorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang telah mati? ( Jika demikian kondisi mengumpat) maka sudah tentu kamu jijik kepadanya. (Jadi patuhilah larangan-larangan tersebut) dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (Q. S. Al-Hujarat : 12).
Seorang Sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah;
“Wahai Rasulullah, apakah ghibah itu? Lalu Rasulullah menjawab; ‘Menyebut sesuatu yang tidak disukai saudaramu di belakangnya.’ Kemudian Sahabat kembali bertanta; ‘Bagaimana jika apa yang disebutkan itu benar?’ Rasulullah kemudian menjawab; ‘kalau sekiranya yang disebutkan itu benar, maka itulah ghibah. Tetapi jika hal itu tidak benar, maka engkau telah melakukan buhtan (kebohongan besar).” (H. R. Muslin, Abu Daud, dan At-Tirmidzi).
Allah SWT berfirman yang artinya;
“Maka nyatalah bahwa tidak ada yang lebih zhalim dari orang yang mereka-reka perkara-perkara yang dusta terhadap Allah, dan mendustakan sebaik-baik saja kebenaran itu disampaikan kepadanya. Bukankah (telah diketahui bahwa) dalam neraka jahanam tersedia tempat tinggal bagi orang2 kafir?” (Q. S. Az-Zumar : 32).
“Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapakah syaitan-syaitan itu selalu turun? Mereka turun ke tiap-tiap pendusta yang berdosa, yang mendengar sungguh-sungguh (apa yang disampaikan oleh syaitan-syaitan itu) sedangkan kebanyakan beritanya adalah dusta.”  (Q. S. Asy-Syuras : 221-223).
“Fitnah itu besar (dahsyat) dari melakukan pembunuhan.” (Q. S. Al-Baqarah : 217).
Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Hudzaifah RA, Rasulullah SAW bersabda yang artinya;  “Tidak akan masuk surga orang yang suka menebar fitnah.”
Macam – macam Fitnah
Ada dua macam fitnah, yakni fitnah syubhat dan fitnah syahwat.
1.     Fitnah Syubhat
Syubhat berarti samar-samar atau tidak jelas. Dalam fiitnah syubhat, seseorang menjadi rusak ilmu dan keyakinannya sehingga menjadikan perkaran ma’ruf menjadi samar dengan kemungkaran, sementara kemungkaran sendiri tidak ia hindari (dikerjakan). Fitnah syubhat merupakan fitnah paling berbahaya oleh karena kurangnya ilmu dan lemahnya bashirah, ketika diiringi dengan niat buruk dan hawa nafsu maka timbullah fitnah besar dan keji.
Rasulullah SAW  sangat mengkahwatirkan fitnah syubhat, sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Abu Barzah Al-Aslamy, beliau bersabda yang artinya;
“Sesungguhnya di antara yang aku takutkan atas kamu adalah syahwat mengikuti nafsu pada perut kamu dan pada kemaluan kamu serta fitnah-fitnah yang menyesatkan.” (H. R. Ahmad).
YangTermasuk dalam fitnah syubhat adalah;
·         Kekafiran
Allah SWT berfirman yang artinya;
Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, Maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan Kami tidak Mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.  (Q. S. Al Kahfi 18: 103-105).
·         Kemunafikan
Allah SWT berfirman yang artinya;
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. dan bila dikatakan kepada mereka: ’Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi.’ Mereka menjawab: “Sesungguhnya Kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”  (Q. S. Al Baqarah 2: 10-11).
Sponsors Link


·         Bid’ah penyebab perpecahan
Sebuah hadist dari Mu’awiyah bin Abi Sufyan RA,
“Ketahuilah, sesungguhnya Rasulullah SAW berdiri kepada kami, lalu bersabda: Ketahuilah, sesungguhnya Ahlul Kitab sebelum kamu telah berpecah-belah menjadi 72 agama. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah-belah menjadi 73 agama. 72 di dalam neraka, dan sati di dalam sorga, yaitu Al-Jama’ah.”
“Dan sesungguhnya akan muncul beberapa kaum dari kalangan umatku yang hawa-nafsu menjalar pada mereka sebagaimana virus rabies menjalar pada tubuh penderitanya. Tidak tersisa satu urat dan persendian kecuali sudah dijalarinya.” (H. R. Abu Dawud, Ahmad, Al-Hakim).
2.     Fitnah Syahwat
Fitnah syahwat merupakan segala perbuatan yang dapat melemahkan dan mengikis iman seseorang disebabkan oleh mengikuti hawa nafsu. Mereka yang terkena fitnah syahwat biasanya malas beribadah serta tidak segan melanggar perintah Allah dan mengerjakan apa yang dilarang. Hal ini disebabkan oleh hawa nafsu beserta andil dari iblis yang senantiasa mengiringi dan membuat iman semakin lemah.
Umumnya, fitnah syahwat adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia, kesenangan, dan yang membangkitkan hawa nafsu.Allah SWT berfirman yang artinya;
“Dijadikan indah bagi manusia kecintaan kepada syahwat (apa-apa yang diingini) berupa wanita, anak-anak, harta kekayaan yang berlimpah dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia. Dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik (surga).” (Q. S. Al-Imran : 14).
Bahaya Fitnah
Allah SWT berfirman yang artinya;
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. (Q. S. Al Hujurat : 6).
Apapun yang kita dengar dari orang lain, segala ucapan itu kita terima dengan telinga, bukan dengan lidah (ucapan). Berita-berita itu menyebar luas dari telinga ke telinga seolah keluar dari mulut ke mulut. Hati adalah yang menentukan apakah semua berita yang di dengar itu adalah benar atau salah. Allah SWT berfirman yang artinya;
“Kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja.Padahal dia pada sisi Allah adalah besar” (Q. S. An Nur : 15).
Selanjutnya, firman Allah SWT mengenai pertanggung jawaban panca indera kita di akhirat;
“Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la’nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka adzab yang besar, pada hari (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. Pada hari itu, Allah akan memberi mereka balasan yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka, bahwa Allah-lah Yang Benar, lagi Yang menjelaskan (segala sesuatu menurut hakikat yang sebenarnya).” (Q. S. An Nur : 23-25).
Fitnah itu hukumnya sangat berat, lebih berat daripada ketidaktaatan atau dosa besar. Sebab fitnah itu sendiri berbahaya;
1.     Menimbulkan kesengsaraan
Oleh sebab berita yang disebarkan tidaklah benar, fitnah sangat merugikan terutama bagi orang yang difitnah dan bisa jadi harga dirinya hancur di mata masyarakat dan menjadi bahan cemoohan. Sedangkan bagi yang memfitnah sendiri tidak akan lagi bisa dipercaya dan setiap orang pasti akan menjauhinya.
2.     Menimbulkan keresehan
Oleh sebab fitnah yang disebarkan masyarkat jadi tidak tenang karena takut. Misalnya, ada yang difitnah menjadi pencuri, pastinya orang akan takut jika suatu saat mereka akan jadi korban.
3.     Memecah kebersamaan dan tali silaturrahmi
Satu fitnah bisa menghancurkan satu bangsa karena satu fitnah saja bisa menimbulkan berbagai masalah yang akhirnya bisa menjadi seperti lingkaran setan (masalah yang tiada akhir).

4.     Dapat mencelakai orang lain
Fitnah lebih kejam daripada pembunuha, pada kenyataannya itu memang benar. Fitnah umumnya dilatarbelakangi ketidaksukaan atau kebenciaan terhadap orang lain, tidak menutup kemungkinan turut membangkitkan niatan jahat berbuat kriminal yang dapat mencelakai orang lain.
5.     Fitnah merugikan orang lain
Sudah sangat jelas bahwa fitnah banyak memberikan korbannya kerugian, mulai dari fisik, psikis, sampai harta benda dan keluarga. Yang paling menyakitkan adalah hancurnya harga diri karena pada dasarnya setiap manusia pasti ingin dihargai di mata manusia lainnya.
6.     Tanda orang munafik
Ciri-ciri orang munafik yakni; bicaranya dusta, ketika diberi kepercayaan (amanah) justru mengkhianatinya, dan melanggar janji.
7.     Masuk neraka
Fitnah merupakan salah satu dosa besar yang menjadi penghalang seorang Muslim masuk surga. Akibat dari perbuatan fitnah sendiri akan menjadi tanggungannya seumur hidup yang apabila tidak segera bertaubat maka neraka lah ancamannya.


Cara Menggandakan Uang Menurut Islam

Cara Menggandakan Uang Menurut Islam
Dalam kesempatan ini saya ingin berbagi info tentang misteri ilmu gaib untuk bisa menggendam uang. Dengan tujuan membagi info dan pengalaman secara spiritual. Dengan harapan dan tujuan ilmu ini untuk kebaikan. Tapi ma'af, info ilmu ini masih dikhususkan untuk kalangan muslim yang dalam keterpaksaan harus melakukan cara gaib ini. Insya Allah.

Apabila Anda sedang dalam perjalanan, kemudian uang Anda habis atau hilang atau diambil orang, maka supaya Anda memperoleh uang kembali caranya adalah sebagai berikut :



1.             Ambilah kertas yang putih dan bersih serta polos ( tanpa garis ).
2.             Kertas tersebut lalu dipotong-potong menjadi empat lembar yang ukurannya sama persis dengan uang yang Anda inginkan. ( INGAT !! TIDAK BOLEH LEBIH DARI 4 LEMBAR ).
3.             Genggamlah kertas tersebut bersama dengan satu lembar uang asli yang diinginkan.
4.             Bacakan di kertas dan uang tersebut Asma' ini sebanyak 900 kali. Asma' tersebut adalah : " YAA BARSYIIQIN AQBIL BIHAQQI SAMTHAALIN WA'AUJIN WATA'AUTALIN SYAMHAARIN NAMUU SYALAKHIN IF'ALUU MAATU'MARUUN". ( INGAT !! 900 KALI ).
5.             Dengan ijin Allah SWT, kertas yang Anda genggam akan menjadi uang asli dan tidak akan berubah untuk selama-lamanya.
6.             Amalan ini tanpa puasa dan tanpa nyepi
Sumber : Kiat Menjadi Jutawan / Abd. Hamid Zahwan

Hewan - Hewan Lucu Yang Bisa Membunuh Manusia



HEWAN HEWAN LUCU YANG BISA MEMBUNUH MANUSIA


Mana yang lebih Anda takuti, bertemu dengan seekor singa atau seekor anak kucing yang imut-imut? Pasti yang akan menjadi pihan adalah anak kucing. Sebab, secara umum singa dikenal sebagai hewan buas berukuran besar yang dapat memangsa manusia. Tetapi, tidak selamanya hal tersebut benar! Banyak hewan-hewan di luar sana yang terlihat lucu dan menggemaskan namun sangat berbahaya bagi manusia.

Untuk memberikan sedikit gambaran, berikut adalah 10 Hewan Lucu Yang Ternyata Bisa Membunuh Manusia :

1. Katak beracun




Hutan hujan Amazon di Brasil menyimpan berbagai hewan berbahaya, seperti ular raksasa Anakonda hingga katak beracun. Meski kebanyakan katak beracun hanya berukuran tidak lebih dari 10 sentimeter, namun mereka dapat membunuh manusia dalam beberapa detik saja. Katak beracun jenis 'Poison Dart' dikenal sebagai salah satu hewan yang paling mematikan di dunia.


2. Simpanse




Sebagai 'kerabat' terdekat manusia, banyak yang menyatakan kecintaan mereka pada simpanse, terutama yang masih anak-anak. Beberapa ahli binatang dan pecinta hewan diketahui membuat simpanse menjadi sahabat mereka sejak bayi. Lain cerita saat menemui kawanan simpanse di habitat asli mereka. Primata dengan kecerdasan mirip manusia ini dapat bekerja secara kelompok untuk menyerang siapa saja yang memasuki daerah kekuasaannya.


3. Lumba-lumba




Berbeda dari bayangan orang banyak yang beranggapan jika lumba-lumba adalah hewan yang jinak dan menjadi sahabat manusia, fakta dari beberapa penelitian menyatakan bila mamalia air ini berbahaya bagi manusia. Bahkan, dalam beberapa insiden lumba-lumba diketahui menyebabkan kematian manusia. Meski kasus serangan lumba-lumba pada manusia sangat jarang terjadi, hewan ini ternyata sering menyerang hewan lain di lautan, termasuk beberapa spesies lumba-lumba yang 'lemah' seperti ikan pesut.


4. Ikan Puff




Siapa yang sangka jika ikan yang menjadi guru mengemudi dari 'Spongebob' di film kartun Spongebob Squarepants ini sangat beracun? Ikan Puff justru terlihat semakin lucu saat menggelembungkan dirinya ketika mendapat ancaman atau terkejut. Sayangnya, menyentuh ikan Puff menjadi kesalahan terbesar sekaligus terakhir yang dapat dilakukan oleh seorang penyelam. Sebab, duri-duri yang terdapat di sekujur tubuh ikan Puff mengandung racun jenis neurotoksin yang dapat melumpuhkan saraf manusia.


5. Platipus




Salah satu hewan paling aneh sekaligus lucu di dunia, platipus masuk dalam jajaran hewan yang dapat mengancam nyawa manusia. Sekilas, hewan yang tergolong mamalia ini terlihat seperti gabungan dari bebek, berang-berang, dan buaya. Tetapi, dibalik itu semua tersimpan racun berbahaya di dalam tubuh platipus.


6. Slow Loris




Kebanyakan hewan yang tergolong mamalia biasanya cenderung tidak memiliki bisa yang dapat membunuh mangsanya seperti yang dimiliki oleh reptil. Tetapi, teori tersebut terbantahkan oleh hewan lucu nan mungil ini, Slow Loris atau Kongkang. Hewan ini adalah endemik daerah hutan hujan tropis seperti Indonesia, Malaysia.


7. Sotong




Selain katak beracun terdapat satu hewan dengan warna tubuh cerah lain yang berbahaya bagi manusia, yakni sotong. Ya, hewan yang kerap dijadikan konsumsi manusia ini ternyata mempunyai racun mematikan. Untungnya, hanya sedikit spesies sotong yang mempunyai racun mematikan, misalnya sotong Metasepia pfefferi. Ikan yang terdapat di lautan Indo-Pasifik ini sering ditemukan di sekitar perairan Australia, Papua Nugini, Indonesia, dan Malaysia.


8. Anak tikus




Tikus, khususnya anak-anak tikus memang terlihat lucu bagi sebagian orang. Bahkan, hewan-hewan pengerat muda ini sering dijadikan hewan piaraan selain hamster. Sayangnya, hewan mungil ini juga menjadi salah satu hewan lucu paling berbahaya di dunia.


9. Pemakan semut (antler)




Antler atau pemakan semut adalah hewan nokturnal yang berburu semut dengan menggali sarang mereka di bawah tanah pada malam hari. Saat berburu, antler begitu terlihat jinak serta tidak berbahaya, terutama akibat dari gerak lambat mereka. Namun, antler dapat mengeluarkan senjata mematikan milik mereka saat tengah terpojok.


10. Anak kucing




Mungkin ada banyak orang yang tidak setuju apabila anak kucing dimasukan menjadi hewan lucu yang berbahaya. Sebab, hewan-hewan lucu ini sudah lama menjadi sahabat manusia. Sayangnya, 'positive thinking' pada hewan lucu ini bisa menjadi bumerang bagi Anda di masa depan. Menurut beberapa penelitian, banyak anak-anak kucing yang membawa penyakit dari induk mereka.

Jumat, 15 April 2016

Larangan Berprasangka Buruk dalam Islam


Dalam kehidupan sehari – hari, kita sering kali menduga – duga akan berbagai macam perbuatan orang lain. Dan mayoritas dugaan yang kita lakukan kepada orang lain biasanya adalah dugaan atau pun prasangka – prasangka yang buruk. prasangka pencurian, prasangka perbuatan syirik, merupakan beberapa contoh prasangka buruk yang sering kita lakukan terhadap orang – orang yang ada di sekitar kehidupan kita.

Dalam agama Islam, berprasangka buruk disebut dengan istilah “suuzan”. Agama Islam sangat melarang perbuatan suuzan. Hal ini dikarenakan suuzan dapat menimbulkan banyak sekali dampak negatif baik bagi pelakunya atau pun bagi orang yang menjadi korban suuzan tersebut.

Berikut adalah dampak negatif yang dapat disebabkan oleh perbuatan suuzan :


Menggangu Kesehatan Jiwa dan Mental
Dampak negatif prasangka buruk yang pertama adalah dapat menggangu kesehatan jiwa dan mental. Menurut sebuah penelitian, hidup manusia akan sangat bergantung kepada apa yang dipikirkannya. Ketika pikirannya dipenuhi dengan pikiran – pikiran positif, maka positiflah kehidupannya. Akan tetapi, ketika pikirannya dipenuhi dengan pikiran – pikiran negatif, maka negatiflah kehidupannya. Dan parahnya lagi, pikiran negatif juga dapat membuat jiwa dan mental yang notabene bersih menjadi rusak dan dipenuhi dengan hal – hal yang tidak baik.

Dapat Merusak Diri Seseorang
Ketika kita berprasangka buruk terhadap seseorang, secara tidak langsung kita akan meluangkan banyak waktu untuk berpikir terhadap diri orang tersebut. Dan ketika hal ini terjadi, secara tidak langsung kita akan menghabiskan waktu kita hanya untuk perbuatan yang sia – sia. Bahkan, tidak jarang kita menjadi terlena sehingga berbagai macam aktivitas penting yang seharuskan kita lakukan tepat waktu seperti istirahat atau pun makan menjadi terkendala. Dampak akhirnya, tubuh pun akan menjadi lemah atau bahkan terserang berbagai macam penyakit.

Hidup Menjadi Sulit Bahagia
Salah satu kunci kebahagiaan adalah dengan membuat atau pun sekedar melihat orang – orang yang ada di sekitar kita bahagia. Maka dari itu, ketika kita sering berprasangka buruk kepada orang – orang yang ada di sekitar kita, dapat dipastikan peluang kita untuk bisa merasakan bahagia akan menjadi semakin kecil dan terus berkurang.

Dapat Memicu Berbagai Macam Penyakit
Pikiran merupakan inti dari setiap hal yang ada dalam tubuh manusia. Menurut sebuah penelitian, otak yang sering digunakan untuk berpikiran negatif, cenderung mendorong tubuh untuk melakukan aktivitas – aktivitas yang negatif. Tidak hanya itu, otak yang sering dipakai untuk berpikiran negatif kabarnya juga dapat membuat sistem imun dalam tubuh menjadi lemah sehingga tubuh menjadi lebih rentan terserang penyakit.

Itulah beberapa alasan yang melandasi Agama Islam menyatakan larangan beprasangka buruk kepada para pengikutnya. Perlu diingat, kehidupan manusia akan sangat dipengaruhi oleh apa yang dipikirkannya.

Sekian informasi dari kami...
Wassalamualikum Wr,Wb.

Kamis, 07 April 2016

Nama untuk Anak yang Dilarang dalam Islam

Dalam agama Islam, aktivitas pemberian nama dianjurkan untuk menggunakan kata yang memiliki arti yang baik atau pun bagus. Hal ini dikarenakan, setiap sebutan atau pun ucapan yang dilakukan oleh manusia adalah doa. Sehingga ketika seseorang dipanggil dengan nama yang baik atau pun bagus, maka secara tidak langsung ia akan mendapatkan doa yang baik pula dari orang – orang yang memanggilnya. Tidak hanya itu, pemberian nama yang bagus juga dianjurkan karena di akhirat nanti, manusia akan dipanggil dengan namanya masing – masing yang dibubuhi dengan nama ayahnya. Hal ini dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang artinya : Dari Abu Darbaa’, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah SAW : “ Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama kalian dan juga nama bapak – bapak kalian. Maka baguskanlah nama – nama kalian.” [H.R. Abu Dawud, Ad-Daarimiy, Al-Baihaqi]



Beberapa Nama yang Dilarang dalam Islam
Seperti yang telah disebutkan di atas, nama anak sebaiknya diambil dari kata yang bagus – bagus. Dengan kata lain, orang tua tidak dianjurkan untuk memberikan nama anak dengan kata – kata yang memiliki arti yang buruk atau pun tidak baik.

Sayangnya, minimnya pengetahuan akan arti kata – kata tertentu sering kali membuat orang tua menjadi salah dalam memilihkan nama untuk anak – anaknya. Hal ini dikarenakan, terkadang beberapa kata memang sangat enak untuk didengar atau pun diucapkan, padahal artinya sangat lah tidak baik. Sebaliknya, ada beberapa kata yang tidak enak didengar atau pun diucapkan, namun artinya sangat baik / bagus.Jadi, sebelum kita memutuskan untuk memberi nama anak dengan kata – kata tertentu yang tidak berasal dari bahasa yang kita pamahi maknanya, ada baiknya kita mencari tahu terlebih dahulu arti kata – kata tersebut.

Dalam Agama Islam, beberapa kata buruk yang tidak dianjurkan untuk digunakan atau pun diberikan sebagai nama anak adalah sebagai berikut :
  • Abkam = Tidak dapat melihat
  • Baghiah = Dzalim
  • Balqis = Ketua Zin
  • Daniyah = Lemah dan Hina
  • Fajirah = Jahat dan Berdosa
  • Ghamitah = Tidak Bersyukur
  • Haiqal = Tengkorak
  • Haqidah = Dengki, Iri, dan Syirik
  • Jariyah = Pesuruh Wanita
  • La’imah = Tercela
  • Najisah = Najis / Kotoran
  • Qabihah = Buruk / Bodoh
  • Razilah = Keji / Hina
  • Waqi’an = Pencaci Maki
  • Yaisah = Putus Asa / Kehilangan Semangat
  • Zaquan = Anak Jin
Itulah beberapa nama yang dilarang dalam Islam untuk diberikan kepada anak. Semoga setelah mengetahui informasi ini, para orang tua bisa lebih berhati – hati lagi ya dalam memberi nama pada Anaknya. Dan jika sekiranya anak sudah terlanjur diberi nama dengan menggunakan salah satu dari beberapa nama di atas, maka sebaiknya nama anak segera diganti dengan nama yang baru. 

Semoga informasi kami bermanfaat.Apabila ada hal yang tidak berkenan kami mohon maaf.
Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.